Misi dan eksplorasi mannusia di tata surya
IDN TIMES
1. Sputnik 1 - satelit pertama di luar angkasa
Sputnik 1 merupakan satelit pertama yang diluncurkan ke luar angkasa. Menurut laman resmi NASA, satelit Sputnik 1 diluncurkan Uni Soviet pada 4 Oktober 1957 dan sukses mengejutkan dunia.
Peristiwa ini menjadi catatan bersejarah bagi umat manusia
dan menjadi awal dari eksplorasi luar angkasa. Satelit ini mempunyai lima
tujuan utama:
- Menguji
metode penempatan satelit buatan di ke orbit Bumi.
- Memberikan
informasi tentang kepadatan atmosfer.
- Menguji
radio dan metode optik pelacakan orbit.
- Menentukan
efek dari gelombang radio melalui atmosfer.
- Memeriksa
prinsip tekanan yang digunakan pada satelit.
2. Vostok 1 - manusia pertama di luar angkasa
Dilansir laman Britannica, orang pertama yang
berhasil ke luar angkasa adalah Yury A. Gagarin yang menggunakan pesawat luar
angkasa Vostok 1 buatan Uni Soviet. Misi ini dilakukan 12 April 1961 dan
berlangsung selama 1 jam 29 menit.
Peluncuran Vostok 1 dilakukan pada jam 09:07 waktu Moskow
dan berakhir pada jam 10:55. Melalui misi ini, para ilmuwan bisa meneliti
bagaimana reaksi tubuh manusia saat berada di luar angkasa.
3. Apollo 11 - manusia pertama di bulan
Apollo 11 merupakan sebuah misi untuk mendaratkan manusia pertama di bulan. Dilansir laman resmi NASA, Komandan Neil Armstrong beserta anggota lainnya berhasil mendarat di Bulan pada 20 Juli 1969.
Peristiwa bersejarah ini disiarkan di televisi dan ditonton
ratusan juta orang dari berbagai belahan dunia. Pendaratan manusia pertama di
Bulan dinilai sebagai salah satu misi luar angkasa paling bersejarah di
abad-20. Misi ini menjadi awal dari banyaknya misi luar angkasa lainnya di
tahun-tahun berikutnya.
4. Teleskop Luar Angkasa Hubble
Hubble merupakan teleskop luar angkasa yang digunakan para
ilmuwan untuk mengobservasi benda-benda di luar angkasa. Dilansir HUBBLESITE,
teleskop ini pertama diluncurkan dari Bumi pada 24 April 1990. Di hari
berikutnya, Hubble dilepaskan ke luar angkasa dan siap digunakan untuk
mengobservasi alam semesta.
Semenjak itu, teleskop Hubble telah berhasil menangkap
berbagai macam objek luar angkasa seperti planet, bintang, komet, dan
objek angkasa lainnya. Peluncuran teleskop Hubble tentunya menjadi aspek
penting bagi ilmuwan untuk mengumpulkan informasi terkait dengan luar
angkasa.
5. Stasiun luar angkasa internasional
Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah pesawat
ruang angkasa berukuran besar yang dibangun beberapa negara. Melansir laman NASA,
pesawat ini tidak hanya berfungsi sebagai rumah awak para astronaut dan
kosmonaut, tapi juga sebagai laboratorium sains luar angkasa.
Stasiun luar angkasa ini memiliki volume rumah dengan lima
kamar tidur atau setara dengan dua pesawat jet Boeing 747. Ia mampu menampung
enam orang awak, ditambah dengan pengunjung. Di dalam stasiun, terdapat modul
laboratorium dari Amerika Serikat, Rusia, Jepang, dan Eropa.
Misi luar angkasa di atas tentunya telah memiliki dampak yang sangat signifikan dalam dunia ilmu pengetahuan. Misi-misi tersebut juga menjadi penanda seberapa jauh manusia telah berkembang sebagai makhluk hidup. Pengetahuan tentang luar angkasa masih terus dikembangkan untuk mengukir sejarah baru bagi peradaban manusia.
LIPUTAN 6
6. Misi ke MARS oleh SPACEX
"Misi ini akan dilakukan tanpa awak untuk menguji keandalan pendaratan di Mars," kicau Elon di akun miliknya. Dalam kicauan itu, Elon juga mengungkapkan SpaceX memiliki rencana jangka panjang dalam misi ini
Ia menuliskan,"Tingkat penerbangan akan tumbuh eksponensial sejak saat itu, dengan tujuan membangun kota mandiri dalam waktu 20 tahun". Ini sebenarnya bukan kali pertama Elon mengungkapkan rencananya membuat misi ke planet Mars.
Sebelumnya, pada April 2024, ia sempat menyatakan kalau Starship pertama akan mendarat di Mars dalam waktu lima tahun. Lalu di Juni 2024, roket Starship dilaporkan berhasil mendarat di Samudra Hindia setelah menyelesaikan misi uji coba keliling dunia.
Starship sendiri merupakan proyek ambisius SpaceX untuk mengembangkan pesawat antarika berukuran besar dan serbaguna. Ditargetkan, pesawat ini bisa membawa manusia atau kargo dalam penerbangan ke Bulan dan Mars.
Rencana Elon Musk dalam misi ke Mars memang tidak main-main. Bahkan, dalam unggahannya di Februari 2024, ia menargetkan bisa membawa jutaan orang ke planet merah tersebut.
"Kami sedang memetakan rencana untuk membawa satu juta orang ke Mars," cuitnya ketika itu. Ia juga menyatakan kalau peradaban di Mars hanya bisa bertahan ketika melewati Great Filter.
Untuk diketahui, Great Filter merupakan analisis yang menyebut kalau kehidupan harus mampu mengatasi tantangan tertentu, bahkan yang mustahil dihadapi sekali pun.





Comments
Post a Comment